Jumat, 08 Juli 2016

PART 2: CRUD Dasar Hibernate aplikasi Desktop menggunakan NETBEANS dan XAMPP



TEMA:

Simple Toko

ASUMSI UMUM BS-POS:
  1. Anda memahami bahasa pemrograman java 
  2. Anda memahami beberapa struktur data yang sering digunakan dalam pemrograman umum,seperti hashmap, arraylist, dan sejenisnya 
  3. Anda memahami dasar query sql secara umum 
  4. Di sini penulis TIDAK menjelaskan teori, tetapi hanya praktek 
  5. TIDAK HANYA dibaca, TETAPI JUGA dipraktekkan 
  6. Untuk itu penulis membuat kebijakan bahwa apabila dalam prakteknya terdapat source code, maka akan di-capture dalam bentuk image. Harapan penulis adalah anda mau mengetik dan mempraktekkan source code secara manual. 
  7. Penulis berusaha menjelaskan dengan sejelas-jelasnya, namun apabila anda masih kurang jelas dengan praktek ini, silakan tanyakan langsung ke yanuar_yusuf@hotmail.com atau pada halaman komentar blog. 
ASUMSI PRAKTEK PART INI:
  • Anda setidak-tidaknya pernah mencoba/menggunakan NETBEANS dan XAMPP 
  • Anda menggunakan Netbeans dan JDK minimal 1.6. 
  • Di PC/Laptop anda saat ini sudah diinstall XAMPP 
  • Studi kasus praktek kali ini adalah simple toko 
Silakan baca dan atau download tutorialnya di sini

ULASAN APLIKASI:

Tampilan Awal


Save Kategori


Update dan Delete Kategori
Jika anda ingin tahu aplikasinya tanpa ada kepentingan untuk tutorial (oprek or learning by code), silahkan download source codenya di sini, dimana source code itu adalah template netbeans, kemudian silahkan import sql-nya di sini. Selamat menikmati :)

Kamis, 13 Februari 2014

Algoritma Hierarchical Clustering (complete linkage clustering) menggunakan PHP


#download app-ny di bagian (agak) bawah, stay-cun ya...
Langkah-langkah Algoritma: 
  1. Buat urutan angka sebanyak-banyaknya, asal nilainya dibawah 0. Misal: 0.82, 0.85, 0.86, 0.869, 0.862, 0.56, 0.87
  2. Bandingkan tiap angka terhadap angka yang lain, yaitu apabila a < b, maka dihitung b/a, atau sebaliknya a>b, maka dihitung a/b. Hasilnya jadi :
    1 0.965 0.953 0.944 0.951 0.683 0.943
    0.965 1 0.988 0.978 0.986 0.659 0.977
    0.953 0.988 1 0.99 0.998 0.651 0.989
    0.944 0.978 0.99 1 0.992 0.644 0.999
    0.951 0.986 0.998 0.992 1 0.65 0.991
    0.683 0.659 0.651 0.644 0.65 1 0.644
    0.943 0.977 0.989 0.999 0.991 0.644 1
  3. Mulailah dengan pengelompokan disjoint tingkat L (0) = 0 dan nomor urut m = 0. 
  4. Cari pasangan paling mirip cluster dalam pengelompokan, katakanlah pasangan (r), (s), menurut d [(r), (s)] = max d [(i), (j)] dimana maksimum adalah atas semua pasang cluster dalam pengelompokan tersebut. 
  5. Kenaikan nomor urutan: m = m + 1. Gabung cluster (r) dan (s) ke dalam cluster tunggal untuk membentuk pengelompokan berikutnya m. Atur tingkat pengelompokannya menggunakan L (m) = d [(r), (s)] 
  6. Perbarui matriks jarak, D, dengan menghapus baris dan kolom sesuai dengan cluster (r) dan (s) dan tambahkan baris dan kolom sesuai dengan cluster yang baru terbentuk. Kedekatan antara cluster baru, dinotasikan (r, s) dan klaster lama (k) didefinisikan sebagai d [(k), (r, s)] = max d [(k), (r)], d [(k), (s)]. 
  7. Jika semua objek berada dalam satu cluster, berhenti. Lain, lanjutkan ke langkah 3
  8. hasil perhitungan manualnya adalah sebagai berikut:
    Iterasi 1



    1 0.965 0.953 0.944 0.951 0.683
    0.965 1 0.988 0.978 0.986 0.659
    0.953 0.988 1 0.99 0.998 0.651
    0.944 0.978 0.99 1 0.992 0.644
    0.951 0.986 0.998 0.992 1 0.65
    0.683 0.659 0.651 0.644 0.65 1
    Iterasi 2
    1 0.965 0.953 0.944 0.683
    0.965 1 0.988 0.978 0.659
    0.953 0.988 1 0.992 0.651
    0.944 0.978 0.992 1 0.644
    0.683 0.659 0.651 0.644 1
    Iterasi 3
    1 0.965 0.953 0.683
    0.965 1 0.988 0.659
    0.953 0.988 1 0.651
    0.683 0.659 0.651 1
    Iterasi 4
    1 0.965 0.683
    0.965 1 0.659
    0.683 0.659 1
    Iterasi 5
    1 0.683
    0.683 1
Yang perlu dipersiapkan

  1. Xampp, lalu nyalakan apache dan mysql
  2. Browser, lalu buka localhost/phpmyadmin
  3. Buat DB bernama apapun. Di sini akan dicontohkan dengan nama hierarchical_clustering
  4. Di dalam DB tsb buat tabel 2 kolom bernama penampungan dengan spesifikasi sebagai berikut:

    id_penampungan besar_penampungan
    type Int(11) double
    Extra Auto Increment
    Primary key yes no
  5. Insert data ke tabel penampungan, yaitu pada kolom besar_penampungan saja. Misalkan kamu masukkan nilai yang sama dengan contoh di atas: 0.82, 0.85, 0.86, 0.869, 0.862, 0.56, 0.87 *(atau sebanyak-banyaknya angka yang kamu suka)
    id_penampungan besar_penampungan
    (opsional asal unik) 0.82
    (opsional asal unik) 0.85
    (opsional asal unik) 0.86
    (opsional asal unik) 0.869
    (opsional asal unik) 0.862
    (opsional asal unik) 0.56
    (opsional asal unik) 0.87
  6. Download hierarchical_clustering, kemudian extract project tersebut di dalam htdoc yang ada di xampp *(biasanya di C:/xampp)  #cara download, click link di atas. Setelah buka tab baru, tekan Ctrl + S pada keyboard
  7. Edit terlebih dahulu nama database, nama host, username, dan password mysql masing-masing yang ada pada koneksi.php, edit menggunakan notepad atau apapun...
  8. jalankan alamat http://localhost/hierarchical_clustering/ pada browser kesayangan masing-masing
  9. Lihat hasilnya...



Minggu, 21 Juli 2013

PART 1: CRUD dasar Hibernate menggunakan NETBEANS 7.3.1 dan XAMPP 1.7.3


ASUMSI UMUM BS-POS:
  1. Anda memahami bahasa pemrograman java 
  2. Anda memahami beberapa struktur data yang sering digunakan dalam pemrograman umum, seperti hashmap, arraylist, dan sejenisnya
  3. Anda memahami dasar query sql secara umum
  4. Di sini penulis TIDAK menjelaskan teori, tetapi hanya praktek
  5. TIDAK HANYA dibaca, TETAPI JUGA dipraktekkan
  6. Untuk itu penulis membuat kebijakan bahwa apabila dalam prakteknya terdapat source code, maka akan di-capture dalam bentuk image. Harapan penulis adalah anda mau mengetik source code secara manual.
  7. Penulis berusaha menjelaskan dengan sejelas-jelasnya, namun apabila anda masih kurang jelas dengan praktek ini, silakan tanyakan langsung ke yanuar_yusuf@hotmail.com atau pada halaman komentar blog.

ASUMSI PRAKTEK PART INI:

  • Anda setidak-tidaknya pernah menggunakan NETBEANS dan XAMPP 
  • Anda menggunakan Netbeans dan JDK terbaru.
  • Studi kasus praktek kali ini adalah kebon binatang, disingkat bonbin.

Silakan baca dan atau download filenya di sini

Senin, 14 Januari 2013

RUMUS CEPAT PENYELESAIAN PERHITUNGAN SUBNET SECARA MANUAL PART 1

# Ini rumus cepat / modifikasi dari penulis, boleh dipakai, boleh enggak. Niat awal untuk pribadi. Tingkat akurasi 100%.
# Scope: Perhitungan subnet manual pada kelas C
# Pembahasan:
# 1. hapalan tabel subnet
# 2. menghitung jumlah subnet
# 3. mencari jumlah host per subnet
# 4. mencari subnet Id, broadcast Id, dan range Available IP address.

Pembahasan:
  1. Hapalkan tabel subnet, terutama untuk mencari angka "slash" (/24, /25, dst). Semua rumus dimulai dari nilai slash. apabila nilai muncul dari nilai subnet mask, maka harus diconvert terlebih dahulu ke nilai slash. Misalkan niai subnet mask = 255.255.255.224, maka nilai slash adalah /27.
  2.  Untuk mencari jumlah subnet apabila diketahui nilai "slash"-nya. disimbulkan nilai slash adalah s, jumlah subnet adalah js. js = 2^(s mod 8). misal diketahui nilai slash adalah /27, maka nilai js = 2^(26 mod 8) = 2^3 = 8. Maka js = 8.
  3. Untuk mencari jumlah host per subnet apabila diketahui nilai "slash"-nya. disimbulkan jumlah host per subnet = jh/s. jh/s = (2^(32-s))-2. misal diketahui nilah slash adalah /27, maka nilai jh/s = (2^(32-27)-2) = (2^5)-2 = 32-2 = 30.
  4. Untuk mencari subnet ID, broadcash ID, dan range apabila diketahui nilai "slash"-nya. 
Tabel Subnet Mask

Misalkan diketahui IP Address 192.92.92.56 dengan subnet mask 255.255.255.224. Maka harus dirubah dulu nilai subnet mask menjadi nilai slash, yaitu slash /27 (check tabel subnet mask). Diketahui IP address adalah 192.92.92.56, maka nilai titik IP (disimbulkan ti) adalah 56. dan titik subnet (disimbulkan ts) adalah 224.

Step 1: cari block subnetnya, caranya...
- mencari tahu class ip berdasarkan subnetnya. Dilihat dari nilai slash, maka IP tersebut adalah kelas C (27/8 = 3,..), maka subnet dan broadcash ID nantinya berkisar pada subnet 192.92.92.n .
- menghitung block subnetnya. block subnet disimbulkan denga bs  dan objek n subnet mask.  maka bs = 256 - ts. Sehingga dalam kasus di atas, bs = 256-224 = 32.

Step 2: Menghitung lokasi IP berdasarkan IP berdasarkan rentang block. rentang block disimbulkan dengan rb. sehingga nilai rb = ti/bs. maka nilai rb = 56/32 = 1,... karena nilainya 1,...(baca:satu koma sekian), maka nilai rb ada dua, yaitu rb1 = 1 dan rb2 = 2. ((studi kasus lain, misal nilai rb = 3,... maka nilai rb1 = 3 dan rb2 = 4. jika belum paham bisa tanya langsung)).

Step 3: Menentukan subnet Id, broadcash Id, dan Range berdasarkan nilai rb (last step). menentukan rentang ip. disimbolkan ri. nilai ri ada dua, yaitu ri1 dan ri2. ri1 = bs * rb1, dan ri2 = bs*rb2. maka ri1 = 32 * 1 = 32, dan ri2 = 32 * 2 = 64, sehingga:
subnet Id = 192.92.92.ri1 = 192.92.92.32
broadcash Id = 192.92.92.(ri2-1) = 192.92.92.63
range = 192.92.92.(ri1+1) s.d 192.92.92.(ri2-2) = 192.92.92.33 s.d 192.92.92.62

FAQ = Bagaimana apabila kasus tidak hanya pada kelas c, tapi pada kelas a atau b?
Jawab = Akan dibahas di pembahasan pada artikel berikutnya. Comming soon

Minggu, 09 Desember 2012

Cara Download Album Foto Orang Lain di Facebook atau Diri Sendiri

Caranya:
  1. Loginlah facebook pribadimu terlebih dahulu
  2. kemudian buka aplikasinya dengan klik facebook2zip
  3. Pada waktu di tab ke dua (Choose a friend), silakan pilih album sendiri atau orang lain
  4. Have fun 
Screenshot web aplikasi Facebook2Zip

---------------------
Question: Mengapa pengen download album facebook orang lain atau diri sendiri?
Answer: Silakan jawab dengan alasan sekacau-kacaunya!!